Video Security di Medan Terseret 5 Meter Ditabrak Mobil, Pelaku di Amuk Massa
Video Security di Medan Terseret 5 Meter Ditabrak Mobil, Pelaku di Amuk Massa
Seorang security salah satu gedung di Jalan Pattimura, Medan, ditabrak sebuah mobil sesaat setelah menyebrangkan mobil lain yang baru keluar dari gedung tempatnya bekerja.
Peristiwa itu terjadi pada Senin (15/11/2021) kemarin sekitar pukul 17.00 WIB. Dari rekaman video, security yang diketahui bernama Diki tersebut terlihat berada di atas kap mobil sedan bewarna putih dan terbawa kurang lebih 5 meter.
Menurut keterangan korban, sebelum terjadi peristiwa itu, ia tengah mengatur lalu lintas dan telah memberi isyarat agar kendaraan lain berhenti untuk memberi ruang sebuah mobil yang keluar dari gedung.
Namun setelah mobil yang keluar dari gedung berlalu, ada sebuah mobil sedan putih yang awalnya sempat melambat namun cukup dekat posisinya dengan korban hingga akhirnya menabrak dan membawa korban diatas kap mobil sejauh beberapa meter.
“Ceritanya aku lagi ngatur lalu lintas kendaraan, dari kantor arah atas mau ke bawah, aku sudah niup pluit isyarat untuk berhenti,” ujar Diki mengutip tribun, Kamis (18/11/2021).
“Terus ku stop pakai isyarat tangan kanan, dari jauh udah ku stop jadi mobil itu berhenti dan menabrak paha ku sedikit,” kata Diki lagi.
“Setelah itu sempat terjadi adu mulut lah. Reflek, saya pukul mobil terus dia tabrak saya. Saya langsung terbawa mobil itu dan terjatuh sekitar 5 atau 4 meter ke sebelah kiri tersungkur, setelah di seret gitu,” papar Diki lagi.
Korban Alami Luka Memar, Pelaku di Amuk Massa
Karena peristiwa itu, Diki mengaku menderita luka lecet dan memar pada sejumlah bagian tubuhnya. Bahkan bagian kepalanya juga masih terasa sakit hingga kini.
“Ada luka lecet disiku, terus sakit dibagian kepala dan pinggang juga terasa. Kalau sekarang sudah agak mendingan, tapi dibagian kepala masih terasa memar, akibat jatuh,” keluh Diki.
Sementara itu, pelaku penabrakan sendiri dikejar oleh massa yang ada disekitar lokasi kejadian dan sempat dihakimi. Namun kemudian, Kepala Lingkungan melerai dan menghubungi polisi untuk menghidari amukan massa yang lebih parah.
“Dia sempat diamuk massa, karena dia salah dia lari, dia pukul saya, saya berantem sama dia, terus massa marah, sempat dilempar batu sama warga,” terang Diki.
“Orang sekitar nelpon Kepling, Kelping nelpon Polsek Medan Baru dan kami di bawa ke Polsek Medan Baru. Dan saya buat laporan disitu juga,” tutupnya.